Jumat, 09 September 2011

Kapal Roro Pinang Karimun di Dompak Molor Lagi

kapal roro di pelabuhan dompak belum juga beroperasi.
 
TANJUNGPINANG - Meski rencana beroperasinya kapal Roro ASDP rute Tanjungpinang-Karimun sudah dua kali ditunda, namun sampai kemarin belum terlihat perkembangan bahwa kapal itu akan segera beroperasi.
Bahkan, warga mulai khawatir kapal Roro ini laun akan mulai lapuk dimakan rayap. Selain itu, akses jalan menuju pelabuhan juga belum dibenahi. Bahkan sejumlah lahan warga belum dibebaskan.
Informasi yang berhasil dihimpun Tanjungpinang Pos, kapal Roro bernama KMP Lome yang mampu mengangkut 214 penumpang plus 22 kendaraan ini sudah ada di Dermaga Roll in roll out (Roro) sejak Awal September lalu.
‘’Kapal ini dibuat di Palembang dan sudah ada di sini sejak lebih dari sebulan lalu,’’ ucap seorang warga kepada Tanjungpinang Pos.
Sebelumnya Pemerintah Provinsi Kepri menjadwalkan kapal ini akan beroperasi pada Maret 2011 lalu. Namun, gagal dilaksanakan, lantas Pemprov melalui Dinas Perhubungan Provinsi Kepri kembali mengembar- gemborkan kalau kapal itu akan mulai berlayar pada akhir Agustus lalu sekaligus membantu arus mudik lebaran, namun rencana itu gagal lagi.


Posisi dermaga kapal Roro yang berkapasitas 500 ton ini, tepat berada di samping Pelabuhan II menuju Dompak. Meski kapal Roronya sudah tersedia, namun potensi untuk molor sangat besar lantaran akses jalan menuju pelabuhan itu masih belum memadai karena jalannya terjal dan berupa jalan tanah sehingga belum memadai untuk dijadikan jalan umum.
Selain itu, tepat di seberang dermaga kapal Roro itu, ada kelong warga yang terganggu hasil tangkapannya karena terhalang kapal tersebut.
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri Muramis melalui Abdi Purnomo selaku Plt Kasi Sarana menyebutkan kapal itu akan segera melakukan uji coba pelayaran.
‘’ABK-nya sudah ada tinggal menuggu izin dari syahbandar. Saat ini kapalnya sudah diserahkan ke ASDP untuk dikelola,’’ kata Abdi.
Saat ditanya tentang infrastuktur dari jalan raya menuju pelabuhan yang belum memadai, menurutnya, itu wewenang Dinas Pekerjaan Umum. ‘’Tentu dalam waktu dekat akan dikerjakan dinas terkait,’’ katanya.
Menurut Abdi, selain KMP Lome yang akan membantu melayani rute Tanjungpinang-Karimun, masih ada satu kapal lagi dengan kemampuan angkut yang sama yang akan didatangkan.
‘’Nama kapalnya KMP Sembilang saat ini sedang dipersiapkan untuk Rute Jago (Lingga) menuju Kuala Tungkal Jambi. Tapi ini ditargetkan pada 2012 beroperasi. Untuk pengelolaan yang di Dompak akan diserahkan ke Pemerintah KOta, demikian juga dengan yang di Lingga pengelolaannya akan diserahkan ke kabupaten setempat,’’katanya.(jek)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar