Senin, 27 Februari 2012

Kapal Roro Tanjungpinang-Karimun Semakin Sepi

Kapal Roro Tanjungpinang-Karimun Semakin Sepi
KARIMUN - Jumlah penumpang dan barang yang naik kapal Roro rute Tanjungpinang-Karimun belakangan ini semakin sepi akibat kurang terjangkaunya tarif yang diberlakukan. Agar penumpang tidak sepi menurut Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Karimun harus dibuka jurusan baru (interkoneksi) ke beberapa pelabuhan di Karimun.

"Memang penumpang kapal Roro dari Tanjungpinang ke Karimun sepi. Penyebabnya adalah tarif yang dikenakan untuk kapal angkut tersebut sangat mahal, dengan jumlah sebesar Rp800 ribu yang ditetapkan oleh PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP)," ujar Kepala BUP Karimun Firdaus, Jumat (24/2).

Kendati demikian, Firdaus menilai tarif yang ditetapkan oleh PT.ASDP adalah wajar dengan alsan bahwa, jika pelabuhan Merak-Bakauheni dengan jarak tempuh dua jam dikenakan tarif Rp200.000 untuk bawa mobil. Maka sudah selayaknya rute Tanjungpinang-Karimun dipatok tarif Rp800.000 untuk angkut kendaraan yang ditempuh dengan lama perjalanan sekitar delapan jam.

Jumlah rata-rata penumpang yang menggunakan jasa pelayaran kapal Roro rute Tanjungpinang-Karimun, ia tidak bisa menyebutkan. "Saya tidak tahu pasti berapa jumlahnya, datanya ada di kantor," jelasnya lagi.

Untuk mengantisipasi agar penumpang tidak sepi, Firdaus terus melakukan perbaikan dan berencana menambah rute kapal Roro untuk diinterkoneksikan ke beberapa jurusan. Seperti saat ini telah berjalan yakni Karimun-Button dan Karimun Tanjungpinang.

"Saat ini kita masih mempersiapkan Roro rute Karimun-Tanjungbatu. Dan ke depannya masih akan terus kita upayakan ke beberapa daerah, seperti rute Karimun-Batam, Karimun-Meranti dan beberapa daerah lainnya," jelas Firdaus.

Dengan koneksi ke berbagai daerah tersebut kata Firdaus, tentu banyak kepentingan masyarakat yang akan berpergian tidak hanya ke Karimun, sehingga akan memanfaatkan kapal Roro.

Dari upaya koneksi ke beberapa jurusan tersebut, diharapkan tarif kapal Roro bisa dikurangi. "Dengan koneksi ke beberapa rute, tentunya tidak menutup kemungkinan harganya bisa ditinjau ulang agar lebih murah," harapnya.(gani)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar