Jumat, 15 Juli 2011

KMP.Lome Agustus layani masyarakat Tanjung Pinang - Karimun

KMP.Lome Agustus layani masyarakat Tanjung Pinang - Karimun


KMP.Lome Agustus  layani masyarakat Tanjung Pinang - Karimun
Kapal Roro KMP Lome.. menghubungkan Ibukota KEPRI dan Sumatera

Tanjung Pinang - Pengoperasian Kapal penyeberangangan angkutan penumpang dan barang antar pulau  roll on roll of/Ro-Ro untuk Kepri  mengunakan KMP Lome diperkirakan  akan  melayani masyarakat ,mulai pada Bulan Agustus.

Pejabat kuasa penguna anggaran (KPA) Purbo Adi saputro Jumat (15/7)mengatakan kepada Gemuruh, Kapal KMP Lome ini hampir sama dengan kapal Roro yang ada di Jawa.”ya, KMP Lome di perkirakan sudah siap digunakan Bulan agustus 2011 ini,untuk sementara rute yang ditempuh dari Dompak (tanjungpinang) menuju karimun dan sebaliknya.Untuk jenis kapal masih sama dengan yang digunakan seperti kapal Roro di daerah Jawa ,”kata Purbo

Proyek Kemenhub ini rencanya untuk tahap awal melayani rute Dompak tanjung pinang-Karimun dan sebaliknya.Diperkirakan untuk rute tambahan baru dalam tahap pembahasan dan koordinasi.

Rute tambahan yang sudah masuk dalam pembahasan yakni Tanjung pinang –Dabo (lingga)”hanya saja untuk rute ini masih dalam  tahap pembahasan,dan kita  sudah ada masukan agar kapal diteruskan perjalananya menuju ke dabo,” ujarnya

Ditambahkan Purbo, untuk ukuran berat kapal berkisar antara 500 GRT.KMP.Lome dapat menampung  sebanyak 22 mobil,sementara untuk penumpang dapat diangkut  sebanyak 214 penumpang dapat diangkut sekaligus didalam kapal.

Lebih lanjut  dikatakan Purbo, kondisi kapal masih dalam tahap finising setelah dilakukan sea trial pada tanggal 20 Juni 2011 di Palembang.Kapal tersebut  jika sudah selesai dan dapat digunakan dapat memuat kendaraan berjalan masuk kedalam kapal dengan penggeraknya sendiri dan bisa keluar dengan sendiri juga.

Untuk itu kapal dilengkapi dengan pintu rampa yang dihubungkan dengan moveble bridge atau dermaga apung ke dermaga layaknya kapal Roro di tempat lainya.
Kapal Roro ini selain digunakan untuk angkutan truk juga digunakan untuk mengangkut mobil penumpang, sepeda motor serta penumpang jalan kaki.

“ Angkutan ini merupakan pilihan populer antara jawa dengan Sumatra di merak – bakauhuni, antara Jawa dengan Madura dan antara Jawa dengan Bali.”terang Purbo
Purbo mengatakan sebagai tahap awal biaya operasioanal kapal masih ditangung menggunakan subsidi angkutan penyeberangan perintis dari ditjen Perhubungan darat,kementrian perhubungan.
"Kami berupaya sekeras mungkin memberikan pelayanan optimal, dan kami akan terus berkomunikasi dengan pusat, terkait dengan semua perkembangan yang terjadi di pelabuhan  penyeberangan  Dompak ," katanya. (bud)

di sarikata dari http://gemuruhnews.com/index.php?page=tjpinang&module=detailberita&id=16

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar