Sabtu, 06 Agustus 2011

Jelang Lebaran KMP Senangin Tambah Jadwal


*Antisipasi lonjakan penumpang jelang lebaran - Dibuka Tanjung Pinang - Buton Sumatera*
Laporan Rachta Yahya, wartawan Tribunnewsbatam.com

TRIBUNNEWSBATAM.COM, KARIMUN - Kapal KMP Senangin GT 560, kapal penumpang dan barang roll on roll out (roro) satu-satunya yang melayani rute Parit Rampak tujuan Tanjungbuton, Riau menambah jadwal keberangkatan jelang Idul Fitri 1432 Hijriah.

Jika hari biasa, hanya melayani dua kali jadwal keberangkatan yakni pada Senin dan Jumat, menjelang Idul Fitri tahun 2011 ini, Kapal KMP Senangin menambah dua kali keberangkatan lagi. 

Dimulai pada tanggal 22, 24, 26 dan 28 Agutus sekitar pukul 19:30 WIB. Usai Lebaran  tanggal 2, 5, 7 dan 9 September.

Sementara untuk keberangkatan dari Tanjungbuton, Riau, KMP Senangin dijadwalkan berangkat pada tanggal 1, 3, 6, 8 dan 10 September. Tanggal 29, 30 dan 31 Agustus libur Idul Fitri.

"Terkait ongkos tidak ada kenaikan alias sama dengan ongkos tahun-tahun sebelumnya," ujar Kepala Dinas Perhubungan Karimun, Cendra Nawazir, Jumat (5/8/2011).

KMP Senangin merupakan kapal roro satu-satunya yang melayani rute Karimun-Tanjungbuton/Mengkapan, Riau dengan lama perjalanan sekitar 10 jam. KMP Senangin mampu mengangkut 214 orang penumpang, 12 truk dan 7 unit mobil penumpang.

Sementara itu, terkait dibukanya rute kapal roro, KMP Lome dari Tanjungpinang-Karimun, Cendra Nawazir mengaku pihaknya menyambut baik langkah maju tersebut.

Hanya saja, Cendra menyarankan dan meminta Dinas Perhubungan Provinsi Kepri untuk tidak  mengizinkan transit angkutan mobil dan orang di Karimun dari Tanjungpinang ke Tanjungbuton/Mengkapan, Riau. 

Cendra khawatir, jika hal tersebut dilakukan, Karimun terutama pelabuhan roro, Parit Rampak, Kelurahan Sungai Raya, Kecamatan Meral akan mengalami kepadatan penumpang. Sementara untuk penumpang baik orang dan mobil dari Karimun saja, diperkirakan akan mencapai ribuan menuju Tanjungbuton atau Mengkapan, Riau.

"Kami sangat menyambut dengan baik inovasi tersebut, hanya saja kami minta provinsi untuk mempertimbangkan untuk tidak menurunkan penumpang dari Tanjungpinang tujuan Buton atau Mengkapan untuk transit di Karimun. Jika itu terjadi, saya khawatir akan terjadi crowded (kepadatan, red) di Karimun. Sementara berdasarkan data kami tahun lalu, penumpang mobil dan orang cukup tinggi di Karimun," harap Cendra.

KMP Lome yang berkapasitas 226 orang, 26 mobil roda empat dan 20 unit lori direncanakan soft opening dari Tanjungpinang ke Karimun pada 13 Agustus mendatang. Pembukaan juga direncanakan disaksikan langsung oleh Gubernur Kepri, HM Sani.

Diperkirakan rute baru ini, akan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Itu mengingat, rute Tanjungpinang-Karimun selama ini yang cukup sulit dan kebanyakan warga harus memutar dulu ke Batam.

Terkait jadwal tetap, Cendra mengaku masih menunggu petunjuk dari Dishub Provinsi Kepri di Tanjungpinang. Begitu juga dengan ongkos keberangkatan, Cendra enggan berkomentar.

"Itu (ongkos dan jadwal, red) merupakan wewenangnya Dishub Provinsi (Kepri) dan bukan saya. Tapi berdasarkan informasi yang saya baca di media-media beberapa hari ini, ongkosnya sekitar Rp 60 ribu untuk orang," kata Cendra. (yah)

http://batam.tribunnews.com/2011/08/06/jelang-lebaran-kmp-senangin-tambah-jadwal

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar