Senin, 08 Agustus 2011

Roro KMP Lome Sebaiknya Berlayar Senin dan Jum'at .



KARIMUN - Kepala Angkutan Sungai Danau dan Perairan (ASDP) Karimun, Asdirizal mengharapkan jadwal pelayaran KM Lome dari Tanjungpinang-Karimun sebaiknya Senin dan Jum'at. Biar penumpang dari Tanjungpinang yang ingin ke Buton bisa menikmati perjalanan KM Senangin.
"Kita menyambut baik beroperasinya KM Lome yang melayari Tanjungpinang-Karimun mulai Sabtu (13/8) nanti. Tapi, alangkah baik lagi kalau jadwalnya Senin dan Jum'at. Biar masyarakat tidak bermalam di Karimun menunggu jadwal keberangkatan KM Senangin pada Senin dan Jum'at pukul 20.00 WIB.

Dikatakan, secara khusus pihak ASDP tidak ada persiapan khusus menyambut pelayaran KM Lome. "Kalau memang kapal tersebut jadi datang, ya kami siap menunggu saja," ungkap Asdirizal kemarin.

Menurutnya, ASDP hanya sebagai operator, sedangkan yang menentukan kebijakan tentu berada ditangan Dinas Perhubungan. "Bagaimana teknisnya silakan konfirmasikan kepada Dinas Perhubungan," kata Asdirizal. Ketika hal tersebut hendak dikonfirmasikan kepada Kepala Dinas Perhubungan Karimun Cendra Nawazier tidak bisa dihubungi, nomor handphonenya tidak aktif.

Kepala Administrator Pelabuhan (Adpel) Kelas II Tanjungbalai Karimun Capt Gajah Rooseno mengaku tidak tahu apakah sudah ada rapat persiapan tentang rencana pengoperasian kapal Roro yang melayani rute Tanjungpinang-Karimun tersebut. "Sampai sekarang saya tidak tahu, karena saya tidak pernah mendapat undangan," kata Rooseno.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri Muramis mengungkapkan, kapal roro KM Lome dibuat dengan memakai anggaran APBN. Tujuannya, untuk mempermudah akses transportasi, terutamanya dalam mendistribusian kebutuhan bahan pokok.

Kapal ini akan melayani Tanjungpinang-Karimun sebanyak 3 kali seminggu dengan kapasitas 214 kursi dan mampu menampung 20 unit kendaraan jenis truk. Sedangkan lama perjalanan yang akan ditempuh kapal ini diperkirakan 6-7 jam dengan jarak tempuh sekitar 73 mil.

"Saya tidak ingat persis berapa anggarannya. Namun yang jelas kapal roro itu dianggarkan melalui APBN, dan diproduksi oleh PT Mariana Bahagia Palembang. Saat ini kapal roro tersebut telah sandar di Pelabuhan Dompak dan siap untuk dioperasikan," imbuhnya.

Keberadaan kapal roro ini merupakan program prioritas yang sejalan dengan program pengembangan sektor maritim, khususnya bidang kepelabuhanan. Selama ini, arus barang dari Tanjungpinang mengandalkan kapal kargo yang terbatas.

Setelah kapal roro KM Lome beroperasi, warga Karimun bisa membawa kendaraannya ke Tanjungpinang, begitu juga sebaliknya. Muramis yakin, kehadiran KM Lome sangat positif bagi pengembangan perekonomian masyarakat.

"Dengan membuka akses transportasi ini diharapkan akan mampu memacu peningkatan perekonomian masyarakat," tandasnya. (ham/rul)

http://www.haluankepri.com/news/karimun/15585-kmp-lome-sebaiknya-berlayar-senin-dan-jumat.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar